Ayat Kursi Sebagai Lembu Sekilan

Memahami Ayat Kursi Sebagai Lembu Sekilan

Posted on

Slingadigital.comMemahami Ayat Kursi Sebagai Lembu Sekilan. Ayat Kursi adalah salah satu ayat suci dalam Al-Quran yang memiliki kedudukan istimewa dalam agama Islam. Kekuatan dan makna mendalam dari Ayat Kursi telah menjadi sumber inspirasi dan rujukan spiritual bagi umat Muslim.

Namun, dalam kepercayaan masyarakat Minangkabau, terdapat sebuah tradisi yang unik dan berbeda yang mengaitkan Ayat Kursi dengan lembu sekilan.

Pada artikel ini Slingadigital.com akan menjelaskan lebih dalam mengenai konsep Ayat Kursi sebagai Lembu Sekilan dan bagaimana tradisi ini menggambarkan harmoni antara agama Islam dan budaya Minangkabau yang kaya.

Ayat Kursi Sebagai Lembu Sekilan

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, Lembu Sekilan adalah suatu amulet atau benda bertuah yang diyakini memiliki kemampuan untuk menjaga pemiliknya dari berbagai jenis malapetaka.

Prinsip yang serupa, dalam konteks tradisi Islam, terdapat dalam Ayat Kursi – sebuah ayat suci yang diyakini memiliki kekuatan melindungi umat Muslim dari berbagai ancaman dan musibah.

Ayat Kursi yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 255 berperan sebagai ‘Lembu Sekilan’ dalam praktik spiritual seorang Muslim. Ayat ini sering diucapkan dalam berbagai situasi, baik saat berada di rumah, dalam perjalanan, atau sebelum tidur.

Tindakan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ekspresi dari keyakinan bahwa Ayat Kursi mampu berperan sebagai benteng pertahanan dari berbagai macam bencana dan malapetaka.

Tak heran jika Ayat Kursi dianggap sebagai ‘Lembu Sekilan’ dalam Islam. Hal ini dipahami mengingat makna yang luar biasa dalam ayat ini, yang menyentuh konsep keesaan Allah, pengetahuan-Nya yang tak terbatas, kehidupan dan kematian, serta keberadaan-Nya yang abadi.

Baca Juga:  Mahabbah Kaf Ha Ya Ain Shod - Amanlan Mahabbah

Ayat ini seolah menjadi perisai pelindung yang menjaga umat Muslim dari gangguan dan bahaya, mirip dengan peran ‘Lembu Sekilan’ dalam kepercayaan masyarakat Jawa.

Namun, perlu diingat bahwa makna ‘Lembu Sekilan’ dalam konteks ini bersifat simbolis. Ayat Kursi bukanlah bentuk jimat atau talisman fisik, tetapi berfungsi sebagai doa dan pernyataan keimanan yang diucapkan dan diyakini mampu memberikan perlindungan secara spiritual.

Dengan pemahaman Ayat Kursi sebagai ‘Lembu Sekilan’, kita diajak untuk lebih menghargai dan memahami kekuatan doa dalam kehidupan kita.

Semoga dengan pengetahuan tentang Ayat Kursi sebagai ‘Lembu Sekilan’, kita dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah dan menemukan kedamaian serta perlindungan dalam lindungan-Nya.

Amalan Ajian Ayat Kursi sebagai Lembu Sekilan

Cara melakukannya adalah dengan membaca Ayat Kursi setelah menyelesaikan sholat, dengan niat memohon perlindungan dan keselamatan dari Allah Ta’ala.

Anda dapat memulai dengan melakukan tawasul terlebih dahulu (lihat A) atau langsung mengucapkan ayat-ayat tersebut (lihat B).

A. Membaca Tawasul

اَلْفَاتِحَةُ اِلَى حَضْرَةِ رَسُوْلِ اللّٰهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ ﷺ وَاَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَاَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ. وَاِلَى الاِمَامِ الْمُهَاجِرِ اِلَي اللّٰهِ اَحْمَدِ بْنِ عِيْسَي وَالاِمَامِ الْفَقِيْهِ الْمُقَدَّمِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِىٍّ بَاعَلَوِىٍّ وَالشَّيْخِ اَبِيْ بَكْرٍ بْنِ سَالِمٍ وَجَمِيْعِ سَادَاتِنَا اٰلِ بَاعَلَوِي مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ اِلَي مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا. وَاِلَى أَرْوَاحِ اْلاَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّالِحِيْنَ وَاْلاَئِمَّةِ الرَّاشِدِيْنَ. شَيْء ل‍‍ِلّٰهِ الفـاتحـة

B. Membaca Surat Fatehah 1x
(*) Basmalah dibaca 19x

.( 19x بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ )
اَلْحَمْدُِ ل‍‍ِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ. غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ

C. Membaca Ayat Kursi 1x
(*) وَلاَيَؤُدُهُ dibaca 7x

.اَللّٰهُ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ. لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلاَ نَوْمٌ. لَهُ ُ مَا فِي السَّمٰوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ. مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ ُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ. وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَۤآءَ. وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوَاتِ وَاْلأَرْضَ ( وَلاَيَؤُدُهُ ُ ) حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Baca Juga:  Cara Membuat Pagar Gaib Dengan Ayat Kursi Untuk Rumah Sendiri

Selanjutnya, tiupkan udara ke kedua telapak tangan, lalu usapkan pada tubuh.

D. Baca Ayat Surat Taubah 1x

لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَحِيْمٌ. فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِي‍‍مِ.

E. Membaca Awalan Ayat 1x

كهيعص حمعسق

Inilah langkah-langkahnya:

  • Rapatkan kedua telapak tangan kalian.
  • Pada telapak tangan kanan, buka setiap jari satu per satu sambil membaca “Kaf Ha Ya ‘Ain Shod.”
  • Pada telapak tangan kiri, buka setiap jari satu per satu sambil membaca “Kha Mim ‘Ain Sin Qof.”
  • Selanjutnya, bacalah:

فَسَيَكْفِي‍ـْكَهُمُ اللّٰهُ ۚ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

‌√ Selesai

Dalam praktiknya, ajian ini juga bisa digunakan (dioptimalkan) untuk berbagai tujuan lain, seperti:

  • Untuk anak-anak atau anggota keluarga, dengan niat agar mereka senantiasa mendapatkan perlindungan dan keselamatan.
  • Untuk kendaraan, dengan harapan agar tetap terlindungi dari ancaman pencurian, musibah, dan bencana.
  • Untuk rumah yang akan ditinggalkan atau ketika akan berpergian, dengan harapan agar selalu terjaga dan terlindungi dari potensi tindakan kriminal. Mari bacalah dan amalkan.

Penutup

Ayat Kursi, yang sering disebut sebagai “Lembu Sekilan,” adalah salah satu ayat paling mulia dalam Al-Qur’an. Kehadirannya yang kuat dan makna mendalamnya telah memberikan inspirasi dan ketenangan kepada jutaan umat Islam di seluruh dunia. Dalam surat Al-Baqarah ayat 255, Ayat Kursi menyampaikan keagungan Allah, kekuasaannya yang tak terbatas, dan kasih sayang-Nya kepada ciptaan-Nya.

Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi makna, sejarah, dan keutamaan Ayat Kursi. Semoga pemahaman kita tentang ayat ini semakin mendalam dan dapat menjadi sumber kekuatan dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari kita.

Baca Juga:  Mustika Merah Delima Tidak Menyala

Marilah kita terus merenungkan Ayat Kursi dan menjadikannya sebagai pedoman spiritual kita, sehingga kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan hidup dalam kebenaran, kedamaian, dan keberkahan. Semoga Ayat Kursi selalu melindungi dan memberkahi kita dalam segala aspek kehidupan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *