Amalan

Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 11 – 15

Posted on

SlingaDigital – Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 11 – 15.  Surat Al Baqarah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan umat Islam. Dengan kekayaan ayat-ayatnya yang penuh hikmah, surat ini memberikan petunjuk dan pedoman bagi manusia dalam menjalani kehidupan mereka di dunia. Ayat-ayatnya tidak hanya bermanfaat untuk masa lalu, tetapi juga relevan untuk kehidupan masa kini dan masa yang akan datang.

Dalam artikel ini, kita akan memperdalam pemahaman terhadap kandungan Surat Al Baqarah, khususnya melalui telaah ayat 11 hingga 15. Ayat-ayat ini mengandung pesan-pesan yang sangat berharga dan relevan untuk kita renungi. Melalui analisis mendalam, kita akan menjelajahi makna-makna dalam ayat-ayat tersebut, serta mengaitkannya dengan konteks kehidupan modern yang serba kompleks.

Mari kita bersama-sama merenungi dan memahami dengan lebih mendalam kandungan surat Al Baqarah, khususnya dalam rentang ayat yang telah disebutkan.

 

 

Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 11 – 15

Ayat 11

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ ۙ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ

Artinya: Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi!” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanya orang-orang yang melakukan perbaikan.”

Tafsir:

Bila mereka di nasihati agar menghentikan pengrusakan di muka bumi dengan kekufuran dan kemaksiatan, membeberkan rahasia orang-orang mukmin dan memberikan loyalitas kepada orang-orang kafir, maka mereka akan membantah secara dusta, Sesungguh nya kami adalah orang-orang yang memperbaiki.

Baca Juga:  Mengungkap Arti "Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut": Perspektif Islam tentang Kematian

Ayat 12

أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشْعُرُونَ

Artinya: Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.

Tafsir:

Sesungguhnya apa yang mereka kerjakan dan mereka klaim bahwa itu adalah perbaikan merupakan kerusakan itu sendiri, namun mereka tidak menyadarinya karena kebodohan dan pengingkaran mereka.

Ayat 13

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ ۗ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ ۗ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَٰكِن لَّا يَعْلَمُونَ

Artinya: Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah seperti yang telah orang lain beriman!” Mereka menjawab, “Apakah kami akan beriman seperti yang beriman orang-orang yang bodoh itu?” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah yang bodoh, tetapi mereka tidak menyadari.

Tafsir: Bila di katakan kepada orang-orang munafik, Berimanlah kalian seperti iman para sahabat, yaitu iman dengan hati, lisan dan anggota badan, maka mereka membantah dan menjawab, Apakah kami harus mempercayai seperti kepercayaan orang-orang lemah akal dan pikiran tersebut? Kalau demikian maka kami dengan mereka sama-sama dungu. Maka Allah Subhanahu Wa Taala membantah mereka dengan menyatakan bahwa justru merekalah orang-orang yang dungu, karena mereka tidak mengetahui bahwa apa yang mereka pegang itu merupakan kesesatan dan kerugian .

Ayat 14

وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا ۖ وَإِذَا خَلَوْا إِلَىٰ شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ

Artinya: Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman.” Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, “Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”

Tafsir: Bila orang-orang munafik itu berjumpa dengan orang-orang mukmin,mereka akan berkata,Kami mempercayai Islam seperti kalian. Namun bila mereka meninggalkan orang-orang mukmin dan berkumpul bersama para tokoh mereka dari kalangan orang-orang kafir yang bengal di hadapan Allah, mereka bersumpah bahwa mereka di atas agama kekufuran dan tidak meninggalkannya. Mereka mengucapkan hal itu kepada orang-orang mukmin hanya untuk merendahkan dan memperolok-olok orang-orang mukmin.

Baca Juga:  Asal - Usul Dan Biografi Gus-Azhar

Ayat 15

اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

Artinya: Allah akan memperolok-olokkan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.

Tafsir: Allah memperolok-olok mereka dan memberi tangguh kepada mereka, sehingga kesesatan, kebimbangan dan keragu-raguan mereka semakin besar. Selanjut nya Dia akan membalas mereka atas penghinaan mereka terhadap orang-orang beriman .

 

 

 

Penutup

Itulah beberapa informasi tentang Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 11 – 15 yang bisa SlingaDigital Bagikan. Dari artikel informasi yang telah kami berikan dapatb disimpulkan bahwa surat ini menyoroti perilaku orang-orang munafik yang menyembunyikan niat jahat mereka di balik kedok kebaikan. Mereka menolak untuk mengakui kesalahan mereka dan bahkan bersikeras bahwa mereka adalah orang-orang yang melakukan perbaikan. Namun, dalam realitasnya, mereka adalah para perusak yang tidak menyadari dampak buruk dari perbuatan mereka. Allah SWT mengingatkan bahwa orang-orang ini sebenarnya adalah para pelaku kejahatan, tetapi karena kebingungan dan keangkuhan mereka, mereka tidak menyadari kesalahan mereka.

Ayat-ayat ini juga menekankan pentingnya kesadaran akan kebenaran dan kesalahan, serta keberanian untuk memperbaiki diri. Mereka yang bersikap munafik akan mendapat hukuman atas perbuatannya, sementara mereka yang teguh dalam iman dan tindakan baik akan mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT.

Dalam konteks kehidupan modern, pesan dari Surat Al Baqarah Ayat 11-15 mengajarkan kita pentingnya untuk jujur pada diri sendiri, mengakui kesalahan, dan berusaha memperbaiki diri. Kita juga diingatkan untuk tidak terjebak dalam kedok kebaikan yang sebenarnya hanya menyembunyikan niat jahat. Dengan mengambil pelajaran dari surat ini, kita dapat menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran dan integritas, serta berusaha menjadi pribadi yang lebih baik di mata Allah SWT.

Baca Juga:  Keutamaan Bulan Syawal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *