Silsilah Keturunan Syaikh Kkolil Bangkalan

Posted on

SlingaDigital – Silsilah Keturunan Syaikh Kkolil Bangkalan. Syaikh Kholil Bangkalan adalah salah satu ulama terkemuka dari Bangkalan, Madura, yang meninggalkan warisan intelektual dan spiritual yang menginspirasi banyak orang. Untuk memahami dan menghargai kontribusinya, adalah penting untuk melihat ke belakang, ke silsilah keturunannya yang mengakar dalam sejarah Islam di kawasan ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci silsilah keturunan Syaikh Kholil Bangkalan, melacak jejak dari generasi ke generasi. Melalui penelusuran ini, kita dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana pengaruh dan ajaran beliau terus mengalir dalam darah para keturunannya. Mari kita mulai dengan memahami garis keturunan yang menghubungkan beliau dengan para penerusnya dalam memperjuangkan ilmu dan nilai-nilai Islam di Bangkalan.

Mengenal Syaikh Kholil Bangkalan

Syaikh Kholil Bangkalan, yang lebih dikenal sebagai Sunan Kholil, adalah salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Beliau adalah seorang ulama dan wali Allah yang hidup pada abad ke-18 di wilayah Bangkalan, Madura. Sunan Kholil dikenal karena pengaruh spiritualnya yang kuat dan upayanya dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah tersebut.

Sunan Kholil adalah keturunan langsung dari Syaikh Yusuf al-Makassari, seorang ulama besar asal Makassar yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Dari keluarga yang penuh dengan cendekiawan Islam, Sunan Kholil mengabdikan hidupnya untuk memimpin dan mengajar masyarakat setempat dalam agama Islam. Beliau dikenal dengan kepribadian yang santun, bijaksana, dan penuh kasih sayang terhadap sesama.

Baca Juga:  Amalan Latudrikuhul Absoru Dan Cara Mengamalkan

Salah satu karya terkenal Sunan Kholil adalah “Kitab Syarif Al-Banjari,” sebuah kitab yang membahas berbagai aspek ajaran Islam. Kitab ini masih menjadi rujukan penting dalam studi agama Islam di Indonesia. Sunan Kholil juga memainkan peran penting dalam mengajar ajaran Islam, berdakwah, serta membantu memperkuat dan memperluas basis umat Muslim di wilayah Madura.

Warisan Sunan Kholil Bangkalan tidak hanya terbatas pada aspek agama, tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial dan moral yang diajarkan dalam Islam. Kehidupan dan ajaran Sunan Kholil terus dihormati dan diwariskan dari generasi ke generasi, dan hingga saat ini, beliau dianggap sebagai tokoh yang dihormati dan diikuti oleh banyak orang di wilayah Bangkalan dan sekitarnya.

 

Silsilah keturunan Syaikhona Kholil jalur Sunan Ampel

1. Syaikhona Kholil (Syeikh Muhammad Kholil) Bangkalan.
2. Kyai Abdul Lathif, yang dimakamkan di Bangkalan.
3. Kyai Hamim, yang dimakamkan di Tanjung Porah, Lomaer, Bangkalan.
4. Kyai Abdul Karim.
5. Kyai Muharram, yang dimakamkan di Banyo Ajuh, Bangkalan.
6. Kyai Abdul Azhim, yang dimakamkan di Tamak Agung, Sukalela, Labeng, Bangkalan.
7. Nyai Teri Sulasi (istri Kyai Sulasi), yang dimakamkan di Petapan, Trageh, Bangkalan.
8. Nyai Komala, yang dimakamkan di Kuanyar, Bangkalan.
9. Sayyid Zainal Abidin (Sunan Cendana), yang dimakamkan di Kuanyar, Bangkalan.
10. Sayyid Muhammad Khathib (Raden Bandardayo), yang dimakamkan di Sedayu, Gresik.
11. Sayyid Musa (Sunan Pakuan), yang dimakamkan di dekat Gunung Muria, Kudus. Nama Musa ini tidak tertulis dalam sebagian catatan.
12. Sayyid Qasim (Sunan Drajat), yang dimakamkan di Drajat, Paciran, Lamongan.
13. Sayyid Ahmad Rahmatullah (Sunan Ampel), yang dimakamkan di Ampel, Surabaya.
14. Sayyid Ibrahim Asmoro Tuban. Di sinilah nasab Nyai Sulasi dan Kyai Sulasi bertemu.

Baca Juga:  Kalimatul Haq Alaiha Nahya: Arti dan Makna

Melalui jalur Sunan Ampel ini, Syaikhona Kholil adalah generasi ke-34 dari Rasulullah SAW.

 

Nasab Syaikhona Kholil melalui jalur Sunan Kudus

1. Syaikhona Kholil Bangkalan.
2. Kyai Abdul Lathif, yang dimakamkan di Bangkalan.
3. Kyai Hamim, yang dimakamkan di Tanjung Porah, Lomaer, Bangkalan.
4. Kyai Abdul Karim.
5. Kyai Muharram, yang dimakamkan di Banyo Ajuh, Bangkalan.
6. Kyai Abdul Azhim, yang dimakamkan di Tamak Agung, Sukalela, Labeng, Bangkalan.
7. Kyai Sulasi, yang dimakamkan di Petapan, Trageh, Bangkalan.
8. Kyai Martalaksana, yang dimakamkan di Banyu Buni, Gelis, Bangkalan.
9. Kyai Badrul Budur, yang dimakamkan di Rabesan, Dhuwwek Buter, Kuayar, Bangkalan.
10. Kyai Abdur Rahman (Bhujuk Lek-Palek), yang dimakamkan di Kuanyar, Bangkalan.
11. Kyai Khatib, yang ada yang menulisnya “Ratib,” dan dimakamkan di Pranggan, Sumenep.
12. Sayyid Ahmad Baidhawi (Pangeran Ketandar Bangkal), yang dimakamkan di Sumenep.
13. Sayyid Shaleh (PaneSyaikhonaan Pakaos), yang dimakamkan di Ampel, Surabaya.
14. Sayyid Ja’far Shadiq (Sunan Kudus), yang dimakamkan di Kudus.

Dari jalur Sunan Kudus ini, Syaikhona Kholil adalah generasi ke-37 dari Rasulullah SAW.

Penutup

Itulah beberapa informasi tentang Silsilah Keturunan Syaikh Kkolil Bangkalan yang bisa SlingaDigital Bagikan. Melalui perjalanan yang panjang dan penuh berkah dalam melacak silsilah keturunan Syaikh Kholil Bangkalan, kita telah memahami betapa pentingnya warisan spiritual dan keturunan dalam Islam. Silsilah yang kuat, terjalin melalui generasi-generasi, adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan masa lalu dan warisan agama yang bernilai.

Syaikh Kholil Bangkalan, dengan pengaruh spiritual dan ajarannya, telah mewariskan pesan-pesan Islam kepada keturunannya, yang telah mengambil peran penting dalam menjaga dan menyebarkan ajaran agama di wilayah mereka. Dari Bangkalan, Madura, hingga berbagai penjuru dunia, keturunan Syaikh Kholil terus mengabdikan diri untuk menjaga nilai-nilai agama dan berperan sebagai pelanjut warisan spiritual.

Baca Juga:  Amalan dan Kitab Jaljalut

Artikel ini adalah penghormatan kepada perjalanan dan dedikasi keluarga Syaikh Kholil yang telah menjaga warisan agama dengan penuh cinta dan kesetiaan. Semoga melalui penelusuran silsilah ini, kita semua dapat mengambil inspirasi dalam memahami pentingnya meneruskan dan memelihara ajaran agama, dan menjadi bagian dari sejarah panjang dan mulia Islam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *