Sejarah Tari Geleng Ro'om

Sejarah Tari Geleng Ro’om

Posted on

SlingaDigital – Sejarah Tari Geleng Ro’om. Tarian Geleng Ro’om adalah warisan budaya yang kaya akan sejarah dan makna mendalam. Merupakan bagian integral dari tradisi masyarakat yang mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari, tarian ini tidak hanya mencerminkan keindahan gerakan-gerakan yang grasi, tetapi juga membawa dalamnya warisan kisah dan kearifan lokal.

Sejak zaman dahulu, Geleng Ro’om telah menjadi ungkapan seni yang menggambarkan kehidupan seorang suku atau komunitas. Dengan setiap gerakan, tarian ini menceritakan kisah panjang perjalanan, perjuangan, dan kegembiraan yang dialami oleh masyarakat tersebut. Dalam setiap langkah, kita dapat merasakan getaran budaya yang tumbuh subur dan berkembang di tengah-tengah mereka.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi akar sejarah Tari Geleng Ro’om, mengupas setiap elemen yang menyusunnya, dan mengungkap pesan-pesan yang tersembunyi di balik setiap gerakan. Mari kita merenung bersama dan memahami kekayaan budaya yang terwujud dalam setiap detik tarian ini, sebagai upaya untuk merayakan dan melestarikan warisan yang berharga ini.

 

Sejarah Tari Geleng Ro’om

Geleng Ro’om, yang bermakna gelang yang harum, merupakan sebuah tarian yang diadaptasi dari Tari Topeng Getak dan Ronding asal Madura. Menurut Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan (Kemenbudpar), tarian ini tidak hanya hadir sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga telah mengukir prestasi gemilang. Pada tahun 2006, Tari Geleng Ro’om berhasil meraih juara umum pada Parade Tari Nusantara (PTN) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Tarian ini mengisahkan tentang perempuan Madura yang gemar mengenakan gelang sejak zaman dahulu. Jumlah gelang yang dikenakan mencerminkan kelas sosial seseorang. Gelang tersebut memiliki filosofi sebagai pendorong semangat bekerja, baik di Madura maupun saat merantau ke berbagai daerah. Jerih payah mereka kemudian diinvestasikan untuk membeli gelang emas sebagai simbol kesuksesan.

Baca Juga:  Sejarah Kesenian Jaranan Dor Jombang

Tari Geleng Ro’om dikembangkan dengan pendekatan visualisasi gerak tari yang khas Madura, mengambil inspirasi dari kehidupan sehari-hari seperti kerja keras petani, dinamika kehidupan seorang pedagang sayur, bahkan aktivitas seorang nelayan.

Dengan kostum yang menarik dan unik, para penari yang terdiri dari perempuan muda dan cantik dengan kulit putih-putih menawan. Mereka mengenakan gelang berwarna mencolok pada kaki dan tangan. Penampilan fisik mereka sendiri sudah cukup memikat perhatian, ditambah lagi dengan kelebihan gerakan tari yang sangat beragam dan penuh energi. Inilah yang membuat mata ratusan penonton terpikat oleh pesona Tari Geleng Ro’om.

Tak hanya itu, tarian ini berhasil meraih berbagai penghargaan termasuk koreografer terbaik, tata rias terbaik, kostum terbaik, tarian kreasi terbaik, aransemen musik terbaik, serta penghargaan sebagai salah satu penyaji terbaik wilayah Jawa-Bali. Prestasinya pun tak terhenti di situ, dengan enam penampilan di Istana Negara untuk berbagai acara jamuan kenegaraan.

 

Penutup

Itulah beberapa informasi tentang Sejarah Tari Geleng Ro’om yang bisa SlingaDigital Bagikan. Tari Geleng Ro’om tidak hanya mewarisi keindahan gerakan tari khas Madura, tetapi juga menjadi simbol kekayaan budaya dan semangat perempuan Madura yang terus berkembang. Melalui jejak-jejak sejarahnya, tarian ini bukan hanya meraih penghargaan bergengsi, tetapi juga berhasil memperkaya khazanah seni tradisional Indonesia.

Tarian ini tidak sekadar serangkaian gerakan yang indah, melainkan sebuah cermin dari kehidupan sehari-hari masyarakat Madura. Gelang yang menjadi pusat cerita tarian ini bukan hanya sebuah aksesori, melainkan lambang perjalanan hidup, semangat bekerja, dan kesuksesan.

Saat Tari Geleng Ro’om melintasi panggung, penonton dibawa dalam sebuah perjalanan visual dan emosional. Keunikan kostum, kecantikan penari, dan keberagaman gerakan yang enerjik menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan. Ratusan pasang mata yang terpikat menjadi saksi betapa Tari Geleng Ro’om tidak hanya mempersembahkan keindahan seni, tetapi juga menceritakan kisah yang mendalam tentang identitas dan nilai-nilai budaya.

Baca Juga:  Lirik Lagu Langgam Campursari Wuyung

Sebagai warisan budaya yang hidup, Tari Geleng Ro’om terus berlanjut, menarik perhatian generasi baru untuk memahami, melestarikan, dan merayakan kekayaan sejarah yang terkandung di setiap gerakannya. Dengan demikian, Tari Geleng Ro’om tidak hanya menjadi simbol kebanggaan Madura, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari keindahan dan keberagaman seni tradisional Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *